Cara Mengecek Fintech Legal yang Terdaftar di OJK

  • Whatsapp

enjamurnya pinjaman online sekarang ini seringkali membuat masyarakat bingung, yang mana bisnis investasi terpercaya dan legal dan yang mana ilegal. Karena pinjaman online ilegal sekarang pun merambah ke penggunaan layanan aplikasi di App Store dan Playstore tidak sekadar lewat pesan singkat saja.

Read More

Menurut data, hingga akhir tahun 2019, Satgas Waspada Investasi telah menindak lebih dari 1.898 fintech peer to peer lending, atau fintech pendanaan bersama, ilegal. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih waspada lagi dalam memilih fintech yang legal dalam hal pendanaan.

Untuk menanggulangi permasalahan pinjaman online ilegal yang meresahkan, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peraturan terkait fintech pendanaan bersama dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 mengenai Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

Dalam peraturan tersebut diatur tentang ketentuan umum, penyelenggaraan, penggunaan jasa LPMUBTI, perjanjian, mitigasi risiko, tata kelola sistem TI, edukasi dan perlindungan pengguna LPMUBTI, tanda tangan elektronik, prinsip dan teknis pengenalan nasabah, ketentuan peralihan, ketentuan penutup, ketentuan lain, sanksi, laporan berkala, larangan.

Fintech pendanaan bersama wajib untuk terdaftar atau berizin di mana mereka harus mendapatkan tanda terdaftar sebelum menjalankan kegiatan operasionalnya. Maksimal satu tahun setelah mendapatkan tanda terdaftar, penyelenggara (fintech pendanaan bersama) wajib mengajukan permohonan perizinan ke OJK.

Agar Anda tidak terjebak di pinjaman online ilegal, baiknya mengetahui cara mengecek peer to peer lending berizin OJK.

Cara mengecek fintech legal yang terdaftar di OJK

Cara untuk mengecek fintech legal sangatlah mudah, bisa Anda lakukan dengan cara berikut ini.

1. Cek lewat website OJK

  • Anda perlu mengakses website OJK.
  • Setelah masuk ke laman utama klik statistik di navigasi utama.
  • Pilih statistik fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK.
  • Nantinya Anda akan diarahkan ke laman yang memuat berbagai judul statistik fintech pendanaan sepanjang tahun (per bulan).
  • Silakan pilih salah satu.

Agar informasi Anda terupdate, baiknya memilih di data terakhir. Nantinya, Anda bisa mengakses via PDF ataupun bentuk excel.

Data yang disajikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangatlah lengkap. Contoh di file PDF, ada 15 halaman yang menjabarkan perusahaan fintech legal yang telah berizin. Ada juga profil pengembangan fintech pendanaan yang bersangkutan, karateristik penyelenggara dan pengguna fintech pendanaan, sebaran outstanding pinjaman, sebaran akumulasi penyaluran pinjaman, sebaran penyaluran pinjaman baru, sebaran akumulasi rekening borrower, sebaran akumulasi rekening lender. Sangat komplit!

2. Kontak OJK

Di laman utama website OJK, tertera nomor telepon, fax, e-mail yang bisa dihubungi apabila Anda ingin bertanya seputar fintech legal.

Nomor telepon :(021) 2960 0000

Call center OJK : 157

Layanan WhatsApp : 081-157-157-157

3. Melalui AFPI

Paling mudah, karena Anda juga sudah ada di sini, adalah dengan mengecek ke bagian Anggota AFPI.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *